Ini contoh rangkaian lampu led untuk TL rumah tangga:
http://www.topsitus.com/bentuk-lain-25-led-ac-yang-sederhana-dari-lampu-neon-bekas
Rangkaian berikut ini terdiri dari 15 led yang sangat terang sekali
(white Brightness) sekitar dayanya 1 watt. Rangkaian ini diperkirakan
mengkonsumsi daya sebesar 750mW, sangat kecil sekali bukan?
Tegangan masing-masing LED yang diperlukan antara 3.2V- 3.6v yang di
pasang secara seri sebanyak 3 hingga 5 LED.
Skema ini langsung menggunakan tegangan antara 16v hingga 18v, jadi
anda tidak perlu khawatir ketika akan dipasang di motor kesayangan yang
tegangan standarnya 12v.
Setelah melakukan pengukuran tegangan untuk sejumlah 4 LED tegangan
seri yang tertulis di alat ukur adalah sebesar 12.8v.
Kekuatan pancaran cahaya
LED sebesar 20.000 mcd ketika terpasang lengkap dengan rangkaian
sudut pancarnya 30 derajat.
Anda bisa memasangnya dengan lampu
LED yang terbaru yakni jenis Strawhat (sudut 120 derajat) atau
Superflux (sudut 180 derajat).
Langsung saja berikut anda bisa melihat rangkaiannya.
http://www.topsitus.com/membuat-lampu-led-super-brightness-cuma-1-watt
Berbagi pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat buat kita semua.
Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan
Senin, 26 September 2011
Kamis, 14 April 2011
contoh Merangkai Lampu LED
http://mulyantogoblog.wordpress.com/2009/01/18/membuat-lampu-darurat/
Untuk membuat rangkaian LED bisa pakai wizard di http://led.linear1.org/led.wiz .
Contoh untuk LED 3 buah :

led3-smal image copyright © 2001-2004 Rob ‘linear’ Arnold
Contoh untuk LED 8 buah :

led8-small image copyright © 2001-2004 Rob ‘linear’ Arnold
UPDATED
Sistem listrik darurat ini sekarang sudah terintegrasi dengan sistem alarm. 2 buah alarm yang memindai tubuh manusia disupply oleh sistem ini. Oh yah, lampu darurat ini juga sudah dikembangkan yang terdiri dari 16 LED menerangi ruang tengah/dapur, 10 LED menerangi kamar. Lampu2 ini otomatis menyala begitu listrik mati, dan accu tidak pernah habis/mati karena otomatis ter-charge selalu.
-------------------------
sesuai link yang diberikan http://led.linear1.org/led.wiz, saya masukkan:
sumber tegaga 12v
tegangan dioda 3.2v
daya dioda 20ma
jumlah led 18
ternyata butuh 7 R 120ohm 1/4watt
apakah bisa digabungkan 7 R sehingga cukup beli 1 R, kalau bisa bagaimana cara menghitungnya?
terima kasih atas pencerahannya
Sebenarnya itungannya begini :
tegangan 3 buah LED 3.2 volt (VL) = 3 x 3.2 volt = 9.6 volt
tegangan pada R (VR) = 12 – VL = 12 – 9.6 = 2.4 volt
nilai R = VR/20 mA = 2.4/0.02 A = 120 ohm
kalau 6 buah R mau dijadikan satu, perhitungannya :
R = VR /(6 x 0.02) = 20 ohm
Daya = VR x (6 x 0.02) = 0.288 watt.
Jadi dibutuhkan Resistor 20 ohm 1/2 watt.
Untuk membuat rangkaian LED bisa pakai wizard di http://led.linear1.org/led.wiz .
Contoh untuk LED 3 buah :
led3-smal image copyright © 2001-2004 Rob ‘linear’ Arnold
Contoh untuk LED 8 buah :
led8-small image copyright © 2001-2004 Rob ‘linear’ Arnold
UPDATED
Sistem listrik darurat ini sekarang sudah terintegrasi dengan sistem alarm. 2 buah alarm yang memindai tubuh manusia disupply oleh sistem ini. Oh yah, lampu darurat ini juga sudah dikembangkan yang terdiri dari 16 LED menerangi ruang tengah/dapur, 10 LED menerangi kamar. Lampu2 ini otomatis menyala begitu listrik mati, dan accu tidak pernah habis/mati karena otomatis ter-charge selalu.
-------------------------
sesuai link yang diberikan http://led.linear1.org/led.wiz, saya masukkan:
sumber tegaga 12v
tegangan dioda 3.2v
daya dioda 20ma
jumlah led 18
ternyata butuh 7 R 120ohm 1/4watt
apakah bisa digabungkan 7 R sehingga cukup beli 1 R, kalau bisa bagaimana cara menghitungnya?
terima kasih atas pencerahannya
Sebenarnya itungannya begini :
tegangan 3 buah LED 3.2 volt (VL) = 3 x 3.2 volt = 9.6 volt
tegangan pada R (VR) = 12 – VL = 12 – 9.6 = 2.4 volt
nilai R = VR/20 mA = 2.4/0.02 A = 120 ohm
kalau 6 buah R mau dijadikan satu, perhitungannya :
R = VR /(6 x 0.02) = 20 ohm
Daya = VR x (6 x 0.02) = 0.288 watt.
Jadi dibutuhkan Resistor 20 ohm 1/2 watt.
Sabtu, 09 April 2011
Membuat Charger Aki Otomatis
Charger aki ini bisa digunakan untuk aki jenis apa saja. Rangkaian ini otomatis, mampu mengisi aki dengan arus 4 A hingga voltase aki mencapai titik tertentu.
Pada titik ini arus pengisian menjadi sangat kecil.
Jika voltase aki berkurang lagi, rangkaian akan kembali mengisi aki hingga mencapai titik voltase tadi. Jadi, rangkaian bisa tetap disambungkan ke aki agar aki selalu dalam kondisi penuh tanpa harus takut merusak aki. Sebuah LED akan menyala untuk menandakan bahwa aki sudah penuh.
Skema Rangkaian Charger Aki Otomatis
Daftar Komponen
Catatan:
Pada titik ini arus pengisian menjadi sangat kecil.
Jika voltase aki berkurang lagi, rangkaian akan kembali mengisi aki hingga mencapai titik voltase tadi. Jadi, rangkaian bisa tetap disambungkan ke aki agar aki selalu dalam kondisi penuh tanpa harus takut merusak aki. Sebuah LED akan menyala untuk menandakan bahwa aki sudah penuh.
Skema Rangkaian Charger Aki Otomatis
Daftar Komponen
| R1, R3 | 2 | 330 Ohm 1/4W Resistor | |
| R2 | 1 | 100 Ohm 1/4W Pot | |
| R4, R5, R7, R8 | 4 | 82 Ohm 2W Resistor | |
| R6 | 1 | 100 Ohm 1/4W Resistor | |
| R9 | 1 | 1K 1/4W Resistor | |
| C1 | 1 | 220uF 25V Electrolytic Capacitor | |
| D1 | 1 | P600 Diode | Diode penyearah 50 V 5 A atau yang lebih besar lagi |
| D2 | 1 | 1N4004 Diode | 1N4002, 1N4007 |
| D3 | 1 | 5.6V Zener Diode | |
| D4 | 1 | LED (Merah, Hijau, atau Kuning) | |
| Q1 | 1 | BT136 TRIAC | |
| Q2 | 1 | BRX49 SCR | |
| T1 | 1 | 12V 4A Transformer | Lihat Catatan |
| F1 | 1 | 3A Sekering | |
| S1 | 1 | SPST Switch, 120VAC 5A | |
| Lain-lain | 1 | Kabel, PCB, Heatsink untuk U1, Casing, Jepit buaya untuk aki mobil, sekering dan rumah sekering |
Catatan:
- R2 harus diatur untuk menentukan batas voltase yang diinginkan. Aki basah biasanya di-charge dengan voltase 13,8 V, sedangkan aki kering dan semi kering 14,5 - 14,9 V. Cara mengesetnya, putar potensio R2 hingga berada di posisi tengah, hidupkan charger, pasang aki yang akan di-charge. Amati proses pengisian dengan voltmeter hingga voltase aki mencapai voltase yang diinginkan. Kemudian putar potensio R2 hingga LED menyala. Charger sudah siap digunakan sekarang. Untuk men-charge berbagai macam tipe aki, lakukan hal yang sama untuk tiap aki dan tandai posisi potensiometer R2 untuk tiap tipe aki.
- Q1 harus diberi heatsink. Jika rangkaian dikemas dalam casing, maka diperlukan fan kecil yang bisa dicatu dari keluaran D1.
- T1 adalah transformator dengan voltase primer sesuai dengan voltase lingkungan kerja Anda, dan sekundernya sekitar 12V. Dengan voltase yang lebih tinggi (16 - 18V), Anda bisa men-charge aki dengan voltase 16V.
- Jika rangkaian dimatikan, aki harus dilepas dari rangkaian, jika tidak maka rangkaian akan menguras aki pelan-pelan.
Langganan:
Postingan (Atom)






