Rabu, 20 Oktober 2010

Membuat Toko Online Dengan Joomla dan VirtueMart

akhuna-logo_virtuemartAnda pasti sudah sangat akrab dengan CMS (Content Management System) yang satu ini. Ya, Joomla adalah salah satu dari sekian banyak CMS yang paling banyak digunakan. Nah, sebelum saya mereview pembuatan toko online dengan teknologi lain, kali ini saya utamakan review untuk Joomla terlebih dahulu. Ini sebagai penghormatan bagi Joomla dan para peminatnya yang sangat banyak di Indonesia. Sebelum mulai, sedikit review tentang Virtuemart. Apa itu Virtuemart? Virtuemart adalah komponen e-Commerce yang khusus diperuntukkan untuk Joomla. Sebelum menjadi Virtuemart, dulu namanya Mambo PHP Shop. Dengan adanya komponen ini, maka memungkinkan situs Joomla kita memiliki fitur-fitur seperti toko online profesional dengan mudah tanpa harus menguasai teknik pemrograman. Yang perlu dilakukan hanya sedikit melakukan sedikit setting dan konfigurasi. Tertarik?
Langkah Persiapan
Sebelum memulai, download dulu source Joomla yang sudah dibundle dengan Virtuemart dibawah ini.
download
Pastikan anda sudah menginstall apache web server, php dan mysql dikomputer anda. Jika anda belum punya, anda bisa menggunakan software XAMPP untuk menginstalnya.
Mulai
Selanjutnya, mulai ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Ekstrak file source.
  2. Buat folder baru di c:\xampp\htdocs (tergantung dimana anda menginstall XAMPP, atau apache web server anda).
  3. Copy-kan hasil ekstraksi file source ke folder baru tersebut.
  4. Buka browser, dan arahkan ke alamat folder baru anda
  5. Misal. Folder yang anda buat adalah tokoakhuna, maka anda buka browser dan mengetikkan alamat http://localhost/tokoakhuna/
  6. akhuna-joomla-virtue-install-01
  7. Selanjutnya anda akan dituntun untuk melakukan proses instalasi, pastikan anda mengisi form-form yang diminta dengan terus mengklik tombol NEXT.
  8. Pada isian DATABASE CONFIGURATION, isikan data berikut:
  9. Hostname: localhost Username: root Password: [kosongi saja] Database Name: db_akhuna Nama database bisa terserah, mis. Dbtoko, dbstore, dll tergantung kesukaan anda.
  10. Pada isian MAIN CONFIGURATION, isikan nama situs anda dan email anda serta password admin anda (jangan sampai lupa password admin ini). Dan pastikan anda mengklik tombol INSTALL SAMPLE DATA. Selanjutnya klik NEXT.
  11. Setelah anda mencapai tahap FINISH, langkah terakhir adalah menghapus folder INSTALLATION. Karena jika tidak hapus, proses tidak akan bisa diteruskan, lagian anda sudah tidak membutuhkannya lagi.
  12. Whoala…toko online anda muncul dengan mengesankan. Ini screenshot hasil saya.
  13. akhuna-joomla-virtue-01
Cuma gitu aja? Ya, gitu aja. Tapi ini baru proses instalasi. Pada tahap ini anda telah mempunyai toko online yang siap digunakan dan telah berfungsi seperti layaknya toko profesional. Hanya saja, produk yang ditampilkan masih produk contoh, bukan produk anda. Meskipun demikian, Joomla yang barusan anda instal sudah mencakup komponen Virtuemart. Dimana Virtuemart inilah yang akan mengurusi semua hal mengenai toko anda, mulai dari produk, kategori produk, pembayaran dan lain-lain.
Jadi bayangkan seandainya toko beneran, bangunannya sudah jadi, sudah bagus malah, rak-raknya juga sudah ditata, dan kelengkapan pendukung juga sudah siap, hanya barang-barang yang mau dijual masih belum ada alias masih kosong.
Tips: Cobalah bereksperimen kecil-kecilan dengan melihat-lihat situs toko online anda. Lalu lakukan pembelian satu atau beberapa produk dan ikuti prosesnya. Perhatikan apa yang terjadi.
Pada posting selanjutnya, kita akan memperbaiki toko online kita dan berkenalan lebih dalam dengan Virtuemart ini.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Langkah-Langkah Install ZEOSDBO-6.6.3-stable

ZEOSDBO-6.6.3-stable merupakan versi terbaru dari Zeos yang berfungsi mengkoneksikan Delphi – dengan database. Yang mau dibahas disini adalah koneksi dengan MYSQL,.

1. Extract ZEOSDBO-6.6.3-stable.rar yang bisa anda Download di Sini
2. Buka Delphi 7 anda.
3. Pilih File – Open, kemudian Cari dimana Folder tempat dimana anda menaruh extract tadi.
4. Masuk ke folder ZEOSDBO-6.6.3-stable  packages  delphi7
5. Block File-file berikut :
ZComponent.dpk, ZComponentDesign.dpk, ZCore.dpk, ZDbc.dpk, ZParseSql.dpk, ZPlain.dpk kemudian Open
6. Urutkan jendela2 component tersebut sesuai urutan berikut
• ZCore.bpl
• ZParseSql.bpl
• ZPlain.bpl
• ZDbc.bpl
• ZComponent.bpl
7. Compile component tersebut satu persatu dengan menekan Compile


Jika tidak ada respon itu tidak apa2, lakukan ke semua jendela sesuai urutan di atas. Kemudian tutup jendelanya itu.
8. Yang terakhir adalah ZComponentDesign.dpk, tekan Compile lalu tekan Install, maka akan keluar pesan berikut(jika sukses)

9. Kemudian tutup jendela ini juga, pilih Yes jika ada pertanyaan.
10. Untuk melihat apakah component berhasil di install lihat pada Tab komponen Delphi paling terakhir yaitu “Zeos Acces”

11. Selanjutnya yang paling penting adalah menentukan patch pada Delphi agar saat penggunaannya tidak error, patch tidak ditemukan.
Caranya yaitu : (pada delphi)
- Cari tools  Environment Options  Pilih Tab Library

- Kemudian Pilih library path (tombol yang ada titik2 sebelah kanan)
- Klik tombol titik seperti pada gambar

Kemudian cari tempat anda menaruh component Zeos Tersebut
Masuk ke Folde src, kemudian pilih salah satu nya terlebih dahulu, yaitu “component” kemudian OK, dan klik Add.
Lakukan pada ke lima folder tersebut (seperti urutan di atas). Ok.

SELESAI dah……
Selamat Mencoba…

Source Code Print Barcode dengan SATO 3200

Sudah di coba menggunakan Sato DR300
if ComPort1.Connected then
Begin
str := CHR(2);
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27)+’A';
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘M’ + ’000′ + ’1025′ + ’020′ + ‘-08′ + ‘+00′ + ’0′ + ’000′ + ’000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L01′ + ’1′ + ’0′ + ’1′ + ’0030′ + ’210′ + ’0′ + ’04′ + ’40′ + ’31′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D01′ + nama;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L02′ + ’1′ + ’0′ + ’1′ + ’0110′ + ’310′ + ’0′ + ’02′ + ’15′ + ’32′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D02′ + ‘Rp. ‘ + FormatFloat(‘#,##0′,terkecil);
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L03′ + ’1′ + ’0′ + ’2′ + ’0075′ + ’290′ + ’0′ + ’02′ + ’15′ + ’11′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D03′ + barcode;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L04′ + ’1′ + ’0′ + ’2′ + ’0160′ + ’150′ + ’0′ + ’02′ + ’40′ + ’11′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D04HARGA BANDED’;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L05′ + ’1′ + ’0′ + ’2′ + ’0160′ + ’400′ + ’0′ + ’02′ + ’40′ + ’11′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D05HARGA GROSIR’;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L06′ + ’1′ + ’0′ + ’2′ + ’0165′ + ’385′ + ’0′ + ’02′ + ’40′ + ’31′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D06I’;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L07′ + ’1′ + ’0′ + ’1′ + ’0188′ + ’165′ + ’0′ + ’02′ + ’15′ + ’32′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D07′+’Rp. ‘+ FormatFloat(‘#,##0′,hbanded);
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘L08′ + ’1′ + ’0′ + ’1′ + ’0188′ + ’425′ + ’0′ + ’02′ + ’15′ + ’32′ + ’000000000000000000000000000000′;
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27) + ‘D08′ + ‘Rp. ‘ + FormatFloat(‘#,##0′,hgrosir);
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27)+’Q'+IntToStr(qty);
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(27)+’Z';
ComPort1.Writestr(Str);
str := CHR(3);
ComPort1.Writestr(Str);
End;

Jumat, 15 Oktober 2010

Permasalahan konfigurasi SEF dan .htaccess

Beberapa customer mengalami permasalahan saat melakukan konfigurasi SEO di GLOBAL CONFIGURATION di server lokal. Berikut ini penjelasannya:

Perlu diketahui bahwa SEO setting yang ada di GLOBAL CONFIGURATION merujuk pada setting SEF atau Search Engine Friendly. Tujuannya agar search engine atau mesin pencari mudah menemukan/menelusuri website anda.

Contoh implementasi SEF:
Jika sebelumnya anda mempunyai URL semacam ini:
localhost/demosite/index.php?page=shop.p...uemart&Itemid=80

akan diubah seperti ini:
localhost/demosite/produk?page=shop.prod...pl&product_id=63

Untuk lebih mempercantik lagi tampilan URL website anda, anda bisa juga meng-install komponen SH404SEF yang memang dikhususkan untuk mengelola SEF URL dari website berbasis Joomla CMS. Sehingga implementasi contoh URL diatas, bisa berubah menjadi seperti ini:
localhost/demosite/otomotif/harness-leather-boots-xelement.html

Komponen SH404SEF bisa di download disini:
joomlacode.org/gf/download/frsrelease/92..._222.joomla1.5.x.zip

Berikutnya mengenai file .htaccess, saat anda mengaktifkan SEO setting di GLOBAL CONFIGURATION, anda memang diharuskan untuk merubah file htaccess.txt menjadi .htaccess.

Secara default, kalau website diupload ke server online, otomatis tidak akan ada masalah karena setting server di server online sudah ter konfigurasi semuanya. Bagaimana dengan di server lokal atau XAMPP itu sendiri? perlu dilakukan setting atau konfigurasi tambahan lagi server XAMPP tsb. Memang tutorial yang membahas mengenai masalah ini tidak kita masukkan ke dalam CD tutorial karena bersifat sangat teknikal.

Nah berikut saya berikan langkah-langkah bagaimana melakukan setting tambahan agar file htaccess bisa bisa jalan di server lokal:

File htacess dijalankan oleh modul mod_rewrite yang ada di server APACHE. Yang mana modul mod_rewrite ini secara default dalam kondisi tidak aktif di server APACHE yang dibawa oleh XAMPP. Untuk mengaktifkannya, coba masuk ke direktori dimana anda meng-install XAMPP, saya misalkan disini saya meng-install XAMPP di direktori C:\XAMPP. Kemudian masuk lagi ke direktori XAMPPAPACHECONF. Disitu anda akan melihat beberapa file konfigurasi APACHE server.
- Silahkan buka file HTTPD.CONF.
- Kemudian cari line yang berisi syntax "#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so"
- Hapus tanda # dari line tersebut
- Kemudian cari lagi line yang berisi komentar " # Controls who can get stuff from this server."
- Dibawah line tsb, anda bisa melihat 2 baris syntax yaitu:
" Order allow,deny
Deny from all
"
- Perhatikan pada syntax "Deny from all", ubah menjadi "Allow from all"
- Kemudian cari lagi komentar "# The following lines prevent .htaccess and .htpasswd files from being viewed by Web clients. "
- Dibawahnya anda bisa melihat 2 baris code yaitu

Order allow,deny
Deny from all

- Perhatikan pada baris code "Deny from all", ubah menjadi "Allow from all"
- Simpan perubahan yang kita lakukan di file httpd.conf
- Tutup file
- Buka XAMPP Control Panel
- Restart APACHE server dengan cara menekan tombol STOP, kemudian START lagi.
- Kemudian anda coba ubah file htaccess yang ada di joomla, test di browser.

Mudah2 an tidak muncul error lagi


Jika anda menganggap langkah-langkah diatas terlalu sulit untuk dilakukan, ada baiknya anda me-nonaktifkan konfigurasi SEO di GLOBAL CONFIGURATION. Dan jika website sudah di-upload ke server online, anda bisa mengaktifkannya lagi dengan mudah tanpa harus meng-konfigurasi server anda; karena memang server online sudah terkonfigurasi semua-nya.

Selasa, 28 September 2010

Mau Nonton TV atau dengerin Radio Lokal disini tempatnya

1. Nonton TV di MUVO klik disini

2. Coba juga disini

3. Coba dengar radio online yok disini


Cracker Software & Database

* Mau tahu cara buka Database MDB / Msaccess caranya download file disini atau ini dan buka file MDB dengan program ini.

* Crack Tools Alfapos 4.0.18 disini
>Soffware Alfapos 4.0.18 disini

Cara crack AlfaPos 4.0.18 disini

Senin, 08 Maret 2010

Antivirus NOD32 V2.70

Yang ingin menggunakan Antivirus Nod32 V27 silahkan download di bawah ini :

1. Antivirus Nod32 v27 dan fix/patch nya di 4shared.com
2. Updatenya di sini
extract di c:\nod_upd\ kemudian setting uppdate di nod32 arahkan ke folder tersebut
3. Download 7Zip ini untuk extract kalau tidak ada winra.
4. Kalau mau SMADAV 8.2 download disini